Sy. Machmud Alqadrie Mengapresiasi Kapolresta Pontianak Yang Telah Memfasilitasi Kedua Belah Pihak Berdamai

Sy. Machmud Alqadrie Mengapresiasi Kapolresta Pontianak Yang Telah Memfasilitasi Kedua Belah Pihak Berdamai

Mitrapolisi.com, Pontianak, Kalbar – Terkait perkelahian yang viral di medsos beberapa waktu lalu menemui titik terang kedua belah pihak berujung damai Hal ini di sampaikan oleh Kasat reskrim Polresta Pontianak, pada hari ini kami dari Polresta Pontianak khususnya Satreskrim polresta Pontianak melakukan keterangan pers kepada sejumlah wartawan, terhadap penanganan perkara yang sempat viral dimana terjadi di dua TKP yang berbeda, yang pertama di salah satu Cafe yang ada di jalan gajah Mada lalu berimbas di tempat hiburan yaitu master pieace. Jelas Kompol Tri Prasetyo, S.i.k, Sabtu (19/8/23) siang

Para pihak sudah kita proses hukum mulai dari awal kita olah TKP, pemeriksaan seluruh pihak korban sudah kita lakukan visum lalu sudah kita tetapkan tersangka dan sudah kita tahan, namun berjalannya waktu perkara ini alhamdulillah mendapatkan titik temu antara para pihak yang bertikai artinya titik temu ini merupakan perdamaian. Dan berdasarkan perdamaian ini kedepannya akan kami lakukan pendekatan Restorasi atau Restoratif justice, intinya permasalahan ini telah diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Tegasnya

di tempat yang sama Sy. Machmud Alqadrie Tokoh masyarakat “alhamdulillah pada hari ini saya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Kapolresta beserta jajaran yang telah memfasilitasi kericuhan yang sempat viral akhirnya dengan kesepakatan kedua belah pihak yang di fasilitasi Kapolresta Pontianak sekali lagi saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan akhir nya masalah ini terselesaikan mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas di kota pontianak agar tetap kondusif.” bebernya

Sementara itu pengacara dari Apriansyah dan daud ikut juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolresta yang telah memfasilitasi ini supaya tidak berkembang dan telah di selesaikan dengan cara yang baik melalui Restoratif justice dan saya garis bawah tidak ada terkait dengan Ormas disini murni kesalah pahaman individu. Pungkas Raimond Franki Wantalangi S.H
(Reza Kaperwil Kalbar)