Pemkab Rohul Gelar Apel Akbar Linmas Dan Pengamanan TPS Pemilu 2024

Pemkab Rohul Gelar Apel Akbar Linmas Dan Pengamanan TPS Pemilu 2024

Rohul.MitraPolisi.Com- Menghadapi pesta Demokrasi yang dilaksanakan pada 14 Januari 2024 mendatang,Pemerintahan Kabupaten(Pemkab)Rokan Hulu (Rohul) gelar Apel Akbar Linmas dan Pergeseran Pasukan serta Pengamanan TPS dalam rangka Hitung dan Pungut Suara Pemilu, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Rohul (12/02/2024).

Kegiatan yang di Hadiri Bupati Rohul,H. Sukiman,Wakil Bupati(wabup)Rohul H.Indra Gunawan,Sekda Rohul M. Zaki,S.STP, M.Si, Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono,SIK,MH, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Setiawan HN, SH, M.IP, Para Staff ahli, Asisten serta OPD Se Kabupaten Rohul.

Dalam arahannya H.Sukiman menyampaikan Apresiasi dan Penghargaan yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja dengan serius dan fokus,mengingat 2 hari lagi akan menghadapi Pemilu serentak dan menjadikan Apel Akbar menjadi awal yang baik menuju pemilu yang aman,lancar dan sukses,sehingga Rohul menjadi salah satu kabupaten terbaik pada pelaksanaan pemilu nanti.

“Pemilu merupakan momen sakral bagi daerah kita khususnya, dimana suara rakyat akan menentukan arah masa depan bangsa ini, tanggung jawab kita sebagai penegak hukum dan pilar keamanan negara harus dilaksanakan dengan baik”kata Sukiman.

Selanjutnya H.Sukiman juga mengatakan berdasarkan data dari KPU Rohul jumlah pemilih Pemilu 2024 ini berjumlah 391.794 dengan rincian jumlah Laki-laki 198.251 dan Perempuan sebanyak 193.543 dengan total TPS sebanyak 1764 yang tersebar di 16 kecamatan,dengan jumlah yang sangat banyak ini dibutuhkan kerja keras semua pihak agar TPS yang merupakan tempat pelaksanaan kegiatan pemungutan dapat terlaksana secara aman,tertib dan lancar.

Apel akbar yang diikuti ratusan Pasukan Pengamanan yang meliputi pihak anggota Kepolisian,TNI,Satpol-PP, Damkar, BPBD, Dishub serta Perwakilan Linmas ini berjalan lancar dan ditutup dengan menyanyikan lagu Puji Syukur dan Bagimu Negeri untuk membangkitkan semangat karna pesta demokrasi ini hanya akan dirasakan 5 tahun sekali.

 

Sudarno