H.Syamsul Bachri, SH.MBA : Indramayu Sebagai Lumbung Padi Harus ada Tata Kelola yang Baik

H.Syamsul Bachri, SH.MBA : Indramayu Sebagai Lumbung Padi Harus ada Tata Kelola yang Baik

Mitrapolisi.com || Indramayu — Kunjungan silaturahmi dan Syukuran Petani di Desa Tenajar Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Syamsul Bachri disambut baik masyarakat yang mayoritas para petani. Kamis (24/08/23).

Joharipin selaku Caleg DPRD Indramayu Dapil 3 yang turut hadir mengatakan, dengan adanya syukuran petani diharapkan hasilnya dapat melimpah ruah, atas pengalamanya selama 18 tahun menjadi petani pemulya khususnya di Kecamatan Kertasemaya bahkan sampai tingkat Nasional, dan bercita-cita ingin meningkatkan produksi pertanian yang lebih baik lagi.

Indramayu dianggap sebagai lumbung padi karena Hasil pertanian di Indramayu sebesar 1.500.000 ton padi satu tahun, akan tetapi kurangnya tata kelola yang kurang baik yang dipengaruhi kebanyakan para petani penggarap bukan pemilik lahan pertanian yang menggarap langsung.

Sehingga ketika musim panen tiba para petani penggarap akan secepatnya menjual dan berdampak barang menjadi banyak dan harga pun menjadi turun ini terjadi dikarenakan supaya dapat kembali menggarap di tahun berikutnya.

Menurut Syamsul Bachri, hasil padi sebanyak 1.500.000 ton ini jika diproses mengikuti standar Bulog maka akan menjadi nilai surplus yang baik akan tetapi beda dengan kenyataan dikarenakan petani yang ada di Indramayu kebanyakan bukan petani pemilik tetapi petani penggarap.

Syamsul Bachri berharap, Para petani untuk kedepannya terus meningkatkan kwalitas hasil pertanian agar bisa menjadi petani pemilik bukan menjadi penggarap lagi dan apa bila kedepannya diberi mandat akan mengeksplore semua soal yang mengurus pertanian, terpenting produknya dijamin oleh pemerintah dan memberikan manfaat dan menjadi nilai profit terbaik bagi para petani.

(Tio)