Diskopdagin Indramayu Promosikan Hasil Olahan Laut di TVRI Jabar

Diskopdagin Indramayu Promosikan Hasil Olahan Laut di TVRI Jabar

Mitrapolisi.com, Indramayu – Memiliki garis pantai terbentang sepanjang 147 kilometer, Kabupaten Indramayu menjadi wilayah potensial dalam memproduksi berbagai produk hasil laut.

Hal tersebut juga menjadikan Kabupaten Indramayu memiliki produk ciri khas daerah yang dikenal secara luas dibanding dengan kabupaten lainnya.

Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu melalui Kepala Bidang Perindustrian, Komaryadi menyampaikan, produksi hasil laut seperti rajungan, bawal, cumi, kakap dan lain sebagainya memiliki nilai ekonomis tersendiri guna meningkatkan perekonomian masyarakat

“Indramayu memiliki potensi yang besar dalam produksi hasil laut,” ungkapnya saat menjadi narasumber dalam acara Jawa Barat Hari Ini pada segmen Jabar Juara Lahir Batin secara daring di Indramayu Command Center (ICC), Jumat (9/6/2023).

Menurutnya, produk hasil laut tersebut saat ini sudah banyak dikemas dalam bentuk hasil olahan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang makin hari jumlahnya semakin menjamur sehingga dapat lebih menarik minat masyarakat.

Melihat hal tersebut, ditegaskan Komaryadi, pihaknya turut memfasilitasi serta mendukung penuh pemberdayaan UMKM hasil olahan laut yang ada di wilayah Kabupaten Indramayu baik itu dalam proses verifikasi, pembekalan dalam bentuk pelatihan, proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pengurusan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Tak hanya sampai disitu, Diskopdagin Kabupaten Indramayu juga memberikan dukungan lainnya kepada para pelaku UMKM dalam pengurusan sertifikasi halal, kemasan produk, kepemilikan sertifikat Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI), hingga promosi produk.

“Tentunya Diskopdagin Indramayu sangat mendukung UMKM yang ada, berbagai dukungan mulai dari proses verifikasi hingga promosi kami berikan,” tandasnya.

Di samping itu, program gemar makan ikan yang dikampanyekan Bupati Indramayu, Nina Agustina serta pemberdayaan terhadap masyarakat melalui program pelatihan pengelolaan hasil laut agar menghasilkan produk yang beragam dan berkualitas juga dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu guna mendukung optimalisasi pemanfaatan hasil laut.

Komaryadi meyakini, produk hasil olahan laut produksi UMKM di Kabupaten Indramayu dapat bersaing dengan produk lokal daerah lain. Hal tersebut ditunjukan dari pemasaran produk yang tidak hanya dipasarkan di Kabupaten Indramayu, melainkan telah dipasarkan secara luas hingga diekspor ke luar negeri melalui kerja sama dengan perusahaan yang memiliki izin ekspor.

“Pemasaran produknya sudah cukup baik dan saya yakin dapat bersaing dengan produk UMKM lainnya, karena apa, pemasarannya sendiri tidak hanya lokal melainkan ada yang sudah ekspor, namun sayangnya kita belum melakukan ekspor sendiri, kita masih menitipkan pada perusahaan yang memiiki izin ekspor,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komaryadi mengajak masyarakat luas untuk berkunjung ke Kabupaten Indramayu guna menikmati suguhan berbagai olahan hasil laut yang unik dan khas.

“Ayo datang ke Indramayu untuk mencoba olahan yang khas dan unik yaitu kepala ikan manyung”, pungkasnya. (yot)